PUISI DONALD FRIEND DAN CHRIS WEE
di sertai Lithograph, Four Seasons
 


 

 UNTUK SEEKOR ANGSA
 YANG  MENYENDIRI DI ATAS
 SALJU

 ===========================

 Kekekalan adalah anugrah dipersembahkan untuk
 Tuhan saja, mereka bilang.
 Kematianlah satu-satunya janji bagi semua mahluk
 hidup
 Kehidupan setelah lahir hanyalah saat sebelum mati
 Tiada pergantian musim (empat atau empat ratus)
 semasa hidup kecuali satu.

 

 Satu untai tujuan, seuntai cita cita

 Serentetan lukisan lukisan yang tak terlupakan, satu
 cinta.

 Semua perwujudan kehidupan…kehidupan.

 Cinta kehidupan adalah cinta akan manusia, warna,
 ilham, 
 keberhasilan, kesempurnaan dan kemandirian.

 

 Saya yakin, Tuhanpun pernah merasa muak, marah

 setelah menyaksikan sejak awal dan ahirnya kabur
 bagaikan

 “Seekor angsa yang menyendiri di atas salju”
 pada kebahagiaan ladang perburuan yang biru…
 rahimnya alam semesta
 dengan aneka ragam baru warna warni, petualangan

 dan jenis manusia baru…
 yang mencapai keabadian
 Hanya inikah penghargaan yang pantas?
 Zeus, Yahweh dan Jupiterpun tak seegois itu
 Menyediakan tempat biarpun sahabat bisa momohon
 padamu.

 Oleh Chris James Wee 1/4/82

 





The Studio
1980, ink on paper, 30 x 46 cm,
Post Bali Period

  



Township with Flowers
 
1981-1982 Post Balinese period
 coloured pencil drawing
about 20 inch by 12inch 1981
The town is Bondi Junction.

 
 Untuk Christopher Wee
 ‘Petapa di musim dingin’


 Tua kini, dan layaknya musim ini,

           sunyi

 aku lihat garis-garis samar yang dibuat

          oleh kehidupanku di dunia ini

 seperti jejak transparan yang ditinggalkan
           oleh
          ‘seekor angsa, sendirian di atas salju’
 Kabar datang : ada teman yang meninggal,
 seorang
          teman lama

 yang saya kenal ketika pohon-pohon
 bernyanyi

          dengan bunga-bunga

 Buah terakhir telah jatuh

          dari pohon yang gundul

 Melankoli, ‘Waktunya sudah dekat’

          bisik angin dingin
 Namun masih ada satu atau dua jam

          yang tersisa
 Untuk tawa yang terakhir dan kehangatan
          dari persahabatan baru:

 Donald Friend
 Sydney. April ‘82.
 

                             Four Seasons Lithograph-
                              1981- post Bali period , Lithograph series by
                                Donald Friend/ with Fred Genis as printer.




Winter
 



Spring




Summer
 



Autumn

    Top                   Back          Next- Ben Cabrera